Jannah Theme License is not validated, Go to the theme options page to validate the license, You need a single license for each domain name.
NasionalTerkini

Kemenhan Sebut 12 Jet Mirage Bekas Qatar Dikirim 24 Bulan Setelah Kontrak Efektif

Kemenhan Sebut 12 Jet Mirage Bekas Qatar Dikirim 24 Bulan?

Kabarangin.com, -Berdasarkan kontrak jual beli 12 Jet Mirage Bekas Qatar yakni dikirim 24 bulan setelah kontrak efektif.

Prabowo Subianto sebagai Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI memilih jet tempur bekas Qatar Mirage 2000-5 untuk kesiapan tempur TNI Angkatan Udara (AU). Yuk simak penjelasan berita nasional di Kabarangin.com

Dari sisi pesawat tempur yang diproduksi oleh perusahaan Prancis Dassault Aviation itu dijadwalkan akan dikirimkan 24 bulan setelah masa berlaku kontrak efektif.

“Posisi ini akan bermarkas di Skadron Udara (Skadud) 1 Lanud Supadio , Pontianak, Kalimantan Barat,” kata Kepala Biro Humas Sekjen Kemenhan Brigjen Edwin Adrian Sumantha dalam keterangannya, Rabu (14/6/2023).

Kemenhan Sebut 12 Jet Mirage Bekas Qatar Dikirim 24 Bulan Setelah Kontrak Efektif

Kemenhan Sebut 12 Jet Mirage Bekas Qatar Dikirim 24 Bulan Setelah Kontrak Efektif
Kemenhan Sebut 12 Jet Mirage Bekas Qatar Dikirim 24 Bulan Setelah Kontrak Efektif

Berdasarkan dokumen yang diserahkan ke Kompas.com, pembelian tersebut disebutkan dalam kontrak jual beli bernomor: TRAK/181/PLN/I/2023/AU tanggal 31 Januari 2023, nilai kontrak 733.000.000 EUR dengan Excalibur International dari Republik Ceko.

Kontrak pembelian berlaku hingga Mei 2023. Edwin mengatakan status kontrak saat ini mendekati efektif.

Alasan Prabowo Kementerian Pertahanan membeli pesawat tersebut karena ingin menutup gap terkait kesiapan tempur TNI AU yang semakin menurun karena banyaknya pesawat tempur yang menua.

“Karena Indonesia membutuhkan alutsista (alat utama sistem persenjataan) jet tempur yang dapat melakukan pengiriman cepat untuk mengimbangi penurunan kesiapan tempur TNI AU karena beberapa jet tempur TNI AU sudah usang,” dikutip dari Kompas.com

Sebagai informasi daru TNI AU yakni banyak pesawat tempur untuk di inovasi dan overhaul segara mungkin atau diperbaiki.

Di sisi lain, pengiriman pesawat untuk pesanan baru masih membutuhkan waktu. Karena itu, pembelian pesawat Mirage 2000-5 dari Bekas Qatar Air Force dinilai sebagai langkah tepat untuk mengisi kapasitas tempur TNI AU.

Sumber : Kompas.com

Back to top button