Jannah Theme License is not validated, Go to the theme options page to validate the license, You need a single license for each domain name.
Teknologi

Elon Musk Sindir Zuckerberg Copy Paste Twitter, Nantikan Pertarungan

Elon Musk Sindir Zuckerberg Copy Paste Twitter, - Kabar Angin

Kabar Angin – Miliarder Elon Musk Sindir Zuckerberg Copy Paste Twitter, Threads hanya tiruan dari Twitter dan menyebut bos Meta Mark Zuckerberg sebagai “lizard boy” Alias Anak Kadal.

Meta, Instagram Threads, jejaring sosial berbasis teks yang mirip dengan Twitter, diluncurkan pada Kamis (6/7) . Namun, berdasarkan pengalaman beberapa pengguna, rasanya berbeda. Misalnya, tidak ada tweet dan konten yang direkomendasikan hanyalah sebuah aplikasi.

Dalam artikel Kabarangin.com akan merangkum berita Elon Musk Sindir Zuckerberg Copy Paste Twitter, Nantikan Pertarungan. Yuk simak dibawah ini:

Elon Musk Sindir Zuckerberg Copy Paste Twitter, Nantikan Pertarungan

Musk, yang membeli Twitter seharga $44 miliar tahun lalu, juga geram. Sementara itu, perusahaannya mengancam akan menuntut Zuck.

“Saya menghabiskan $44 miliar untuk aplikasi ini dan sekarang Lizard Boy baru saja memutuskan untuk menyalin dan dan paste. Ini jadi personal sekarang,” kicaunya di Twitter.

Elon Musk dan Mark Zuckerberg Mau Gelut Dalam Ring di UFC Octagon Arena di Las Vegas

Elon Musk Sindir Zuckerberg Copy Paste Twitter, Nantikan Pertarungan - Kabar Hangat.com
Elon Musk Sindir Zuckerberg Copy Paste Twitter, Nantikan Pertarungan – Kabar Hangat.com

Tak mau kalah, Elon Musk menyebutkan rencananya untuk bertarung dengan Zuckerberg, yang kemungkinan akan berlangsung di UFC Octagon Arena di Las Vegas.

“Sampai jumpa di kandang (arena UFC), Zuck,” lanjut Musk.

Sebelum pernyataan ini, Twitter pertama kali menerbitkan gugatan terhadap Meta atas Instragram Threads.

Dalam sebuah surat kepada CEO Meta Mark Zuckerberg, pengacara Twitter Alex Spiro menilai Meta menggunakan rahasia dagang dan kekayaan intelektual Twitter untuk membangun Threads.

Dia, yang juga pengacara pribadi Elon Musk dan partner di firma hukum Quinn Emanuel, mengklaim bahwa Meta mempekerjakan “puluhan” mantan karyawan Twitter untuk mengembangkan Threads.

Twitter menuduh Meta mempekerjakan karyawan untuk mengembangkan aplikasi Threads

Zuckerberg Resmi Rilis Aplikasi Baru Threads
Zuckerberg Resmi Rilis Aplikasi Baru Threads

Twitter menuduh Meta mengeksploitasi ini dan mempekerjakan karyawan untuk mengembangkan aplikasi “peniru” yang melanggar undang-undang negara bagian dan federal.

Perusahaan juga mengancam tindakan hukum “baik dalam bentuk ganti rugi perdata dan hukuman.”

Namun, Meta membantah tuduhan tersebut melalui direktur komunikasi Andy Stone dalam sebuah postingan di Threads. “Tidak seorang pun di tim teknis Threads adalah mantan karyawan Twitter,” katanya.

Sumber: Cnnindonesia.com

Back to top button